WartaKepri - Sawah

Pemprov Banten Menolak Impor Beras, Hasil Panen Banten Surplus

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

Wartakepri.co.id, BANTEN – Kebijakan impor beras yang akan di wancanakan pemerintah pusat pihak Pemprov Banten Menolak, penolakan yang dilakukan Pemprov Banten bukan tanpa sebab. Penolakan tersebut di karenakan saat ini petani di sejumlah daerah Banten sedang melaksanakan panen.

Kepala Dinas Pertanian Banten,Agus M Tauchid, mengatakan, perkiraan panen yang terjadi di prediksi akan mengalami lonjakan alias surplus dari kebutuhan yang ada.

Baca : https://wartakepri.co.id/2018/01/12/akhir-januari-500-ribu-ton-beras-akan-di-impor/

“Diperkirakan produksi pada Januari sampai Maret 2018 sebesar 512.388 ton beras, ini melebihi kebutuhan konsumsi penduduk Banten selama Januari sampai Maret sebesar 324.000 ton beras.

Dijelaskannya, bearti masih terdapat produksi sebesar 188.388 ton beras pada perkiraan musim panen, selain itu stok beras di Bulog Banten tersedia 6.295 ton beras.

Baca : https://wartakepri.co.id/2018/01/13/ketua-umum-hkti-tidak-sepakat-impor-beras-500-ribu-ton/

Tentu itu cukup untuk ketahanaan stok selama 2,6 bulan ke depan,” ujarnya.

Diungkapkannya, jadi sebenarnya impor beras tidak diperlukan, jadi mari selamatkan gabah milik petani.

Ditambahkannnya, panen raya padi di Banten akan dimulai minggu pertama Februari 2018 ini.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya mengumumkan terkait rencana impor beras tahun ini. Beras yang diimpor adalah jenis beras khusus atau beras premium. Dia beralasan, impor dilakukan untuk mengatasi kelangkaan pasokan beras yang berdampak pada naiknya harga jual beras di pasaran.

Sumber : RMOL.co
Foto       : Istimewa/net(ilustrasi)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA