warta kepri -AC tanah longsor

225 KK Warga Anambas Perlu Bantuan, Alat Berat Dalam Perjalanan

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39

Wartakepri.co.id, Anambas – Hujan dan tanah longsor merupakan hal yang paling mengerikan terjadi di daerah Jemaja, Camat Jemaja Abdullah Sani turun langsung kelokasi Rumah warga yang terkena longsor di Derah Desa Mampok kampung Bayur Kecamatan Jemaja, Jum’at (12/1/2018)

Camat yang mana didampingi oleh Danposal Jemaja beserta anggota, Kapolsek Jemaja beserta anggota,Danramil 04 Letung beserta anggota, Danposal Mangkai beserta anggota,anggota Tagana kecamatan Jemaja,beserta masyarakat yang turut hadir dalam penanganan bencana alam.

wartakepri - Salah Satu rumah terkena banjir di Jemaja
wartakepri – Salah Satu rumah terkena banjir di Jemaja

Menurut warga sekitar kejadian tersebut adalah kejadian yang paling mengerikan dan membuat warga ketakutan terhadap hujan dan tanah longsor tersebut.

Camat Jemaja, Abdullah San, menghimbau kepada seluruh warga Jemaja agar selalu waspada terkait tanah longsor dan banjir, untuk saat ini pihak kecamatan sudah bekoordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk meminta bantuan.

“Hal ini lansung direspon oleh pak Sekda,” ujarnya.

Diungkapkanya lagi, saat ini kita tinggal menunggu alat berat menuju lokasi longsor.

Informasi saat ini rumah yang terendam bajir 225 kepala keluarga(KK) di Kecamatan Jemaja Timur, Desa Ulu Maras terendam dengan ketinggian 2 meter,sementara 872 Jiwa mengungsi ke rumah saudaranya yang menurut warga dianggap aman dari banjir dan longsor.

Dikarenakan akses jalan yang terputus, bantuan untuk warga banjir berupa makanan dan pakaian sampai saat ini belum didapatkan, begitu juga tempat pengungsian bagi warga terkena musibah belum ada.

Salah satu anggota koramil 04 Letung, menyampaikan,

sementara itu Tagana Kabupaten kepulauan Anambas yang bertugas di lingkungan kecamatan jemaja dan jemaja Timur membagi dua tim yaitu tim pertama berjumlah 7 orang ditugaskan untuk stanbay dilokasi di Desa Ulu Maras Jemaja Timur, sementara di kecamatan jemaja atau tim kedua berjumlah 5 orang ditugaskan stanbay di Desa Mampok Jemaja dan didampingi oleh anggota Polsek Jemaja.

Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah baik itu dari ternak,tanaman,maupun bangunan milik warga.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas diminta oleh warga agar memfokuskan perhatiannya untuk sementara waktu kepada warga yang tertimpa musibah Banjit dan tanah longsor di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur.(Mad)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39


DEWAN PERS WARTAKEPRI Harris Hotel

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA