Dishub Provinsi Kepri Sayangi Aksi Pemukulan dan Kecewa Operator Masih Membandel

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kasus yang menimpa salah seorang pengemudi taxi online di kawasan BCS Mall Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam masih menjadi perhatian Nettizen dari masyarakat di kota Batam. Melalui medsos banyak komentar berupa hujatan terhadap pelaku penyerangan itu.

Menanggapi masalah ini, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Drs Jumhur Ismail MM mengatakan kejadian terhadap Taxi online yang diserang sangat disayangkan terjadi. Karena tindakan anarkis adalah melanggar Hukum.

” Ini adalah buntut dari tidak diindahkannya surat yang kami kirim ke pihak aplikator, tentang pengurusan izin resminya. Sudah tiga kali kami berkirim surat ke dirjen informatika dan aplikasi kemenmominfo untuk menutup aplikasi di wilayah Kepri. Tetapi sampai saat ini belum ada jawaban,” tutur Jumhur Ismail, dalam pesan singkatnya via WA ke WartaKepri, Kamis (11/1/2018).

Jadi pihak aplikator harusnya bertanggung jawab karena aplikasi online di batam masih berjalan, tambah Jumhur Ismail lagi.

Ditambahkan Jumhur, yang bisa menutup aplikasi hanyalah kemenkominfo. Pihak aplikator sudah melanggar Permenhub 108 dimana mereka tidak boleh merekrut langsung. “Tetapi yang merekrut adalah perusahaan/koperasi,” tutupnya.(*)

Tulisan : Amrullah

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 39


DEWAN PERS WARTAKEPRI Harris Hotel

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA