Jepang Serius Ingin Berinvestasi di Natuna, Ini Buktinya

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Kehadiran pengusaha Jepang untuk berinvestasi di Natuna, menjadi harapan baru geliat ekonomi semakin membaik.

Empat bulan lalu Embesi Jepang, Hakamura juga pernah turun ke Natuna. Kali ini, mereka kembali datang untuk serius berkomitmen berinvestasi di pulau Natuna.

Di aula rapat Kantor Bupati, Kamis (23/11/2017), Pemda Natuna menyambut kehadiran investor asal Jepang yang akan membuka usaha sekaligus melibatkan para nelayan sebagai sumber bahan baku untuk usaha.

Para pengusaha dari negeri sakura ini disambut oleh Sekda Natuna, Wan Siswandi mewakili Bupati yang berhalangan hadir karena sedang dinas di luar.

Dalam sambutannya, Wan Siswandi berharap agar para investor dapat berkoordinasi baik dengan seluruh elemen yang terlibat. Mulai dari pihak Kecamatan, Lurah/Desa, maupun masyarakat agar proses investasi mendapat dukungan penuh.

“Saya berharap melalui rencana investasi ini, dapat memberikan nilai positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama para nelayan tradisional tempatan,” pintanya.

Tahap awal sebagai bukti keseriusan para investor ini, mereka akan memasang perangkat radar pantai yang bertujuan untuk memantau aktifitas nelayan sejauh kurang lebih 180 mil. Sehingga unsur keselamatan dapat terjamin dan keberadaan ikan dapat dipetakan.

Adapun alat pemancar yang rencananya akan dipasang pada kapal para nelayan tersebut berupa Transponder Portable yang memiliki sistem AIS (Automatic Identification System). Yaitu sebuah sistem yang dipergunakan untuk memberikan informasi elektronik berupa identifikasi posisi, kegiatan atau keadaan kapal terdekat lainnya.

“Sehingga setiap kapal dapat terpantau keberadaanya dan memudahkan aktivitas nelayan,” ucap dia.

Beberapa waktu lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyebut Natuna menjadi lokasi yang akan dibangun infrastruktur kelautan dan perikanan oleh pemerintah Jepang. Pembangunan dilakukan melalui Japan Internasional Cooperation Agency (JICA).

Susi mengungkapkan Jepang akan memberikan hibah kepada Indonesia untuk beberapa fasilitas yang menunjang kegiatan perikanan di SKPT Selat Lampa, Natuna.

“Rencananya Jepang akan membangun di 6 titik. Salah satunya saya minta di Natuna. Itu hibah bukan investasi,” ungkapnya di SKPT Selat Lampa, Natuna, belum lama ini.

Namun, perjanjian itu akan dilakukan tahun 2018 mendatang. Kerjasama tersebut diharapkan bisa mendukung SKPT Selat Lampa di Natuna sebagai standar dalam pembangunan pelabuhan perikanan yang terintegrasi.

Akan ada 1 coastal radar dan 1 integrated fisheries port. Lengkap dengan coldstorage, pasar ikan, dan juga pusat komunitasnya yang akan dibangun Jepang di Natuna. Perjanjian ini akan ditandatangani pada saat perayaan 60 tahun hubungan Jepang dan Indonesia pada bulan November.

“Jadi mohon kita buktikan. Sebagai penghargaan dari itu, masyarakat Natuna punya kultur, budaya, cara dan kebiasaan diubah menjadi lebih baik. Kalau laut tidak terjaga, orang pun tidak mau datang lagi ke Natuna,” pungkas Susi. (rikyrinovs)

Editor : Ichsan

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA