Kejari Kota Batam

Kajari Batam : Dua Tersangka OTT Pelabuhan Punggur Batam, Segera Disidangkan





Wartakepri.co.id, Batam – Kejaksaan Negeri (Kejari ) Batam telah menerima pelimpahan tahap 2, kasus punggutan liar ( Pungli ) atau Operasi Tangkap Tanggan ( OTT) dengan tersangka Devi Andri dan Fendy Eko Rofik Nugroho, pegawai Pelabuhan Penyebrangan Laut Telanga Punggur, Kota Batam, Rabu (16/8/2017).

Kedua tersangka akan segera dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan, setelah berkas dan dakwaannya lengkap. Sementara ini kedua tersangka ditahan di Rutan Barelang, hingga proses persidangan nanti selesai.

“Keduanya merupakan pegawai BUMD yaitu : Devi Andri yang menjabat sebagai Supervisor dan Fendy Eko Rofik Nugroho, selaku staf usaha pada Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan ( ASDP), Telaga Punggur Batam,” kata Kajari Batam, Adi Wibowo SH diruangannya.

Lanjut AdI Wibowo, adapun barang bukti yang disita dari kedua tersangka oleh penyidik kepolisian dan diserahkan pada kejaksaan adalah: dokumen, brangkas serta uang tunai sebanyak Rp.37 juta. Perbuatan kedua tersangka dikenakan pasal 12 huruf e, pasal 8 atau pasal 9 Undang undang nomor 31 tahun 1999, diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang : Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55.

Adapun Pasal 12 huruf e dan unsur unsurnya adalah :
– Pegawai negeri atau penyelenggara negara
– Dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum
– Dengan menyalahgunakan kekuasaannya
– Memaksa sesorang untuk memberikan sesuatu, membayar, atau menerima
pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

Kemudian, kedua tersangka ini nantinya akan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU) yang sudah kita ditunjuk yaitu : Jaksa Kadafi SH, Jaksa Kadek SH dan Jaksa Romano SH. Tutur Adi Wibowo SH.

 

( Nikson Simanjuntak )



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS