Natuna “Bertuah” 3 Pejabat dan 2 Mantan Bupati Kembali Jadi Tersangka

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Pihak Kejaksaan Tinggi Kepri telah meningkatkan status dugaan korupsi tunjangan perumahan unsur pimpinan DPRD Natuna periode 2009-2014 dan 2014-2019 ke tahap penyidikan. Dan, telah ditemukannya unsur melawan hukum yang menyebabkan kerugian negara dalam korupsi pengalokasian dana tunjangan perumahaan 20 anggota DPRD Natuna.

Lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni, Ilyas Sabli (mantan Bupati), Hadi Chandra (HC), Makmur ( Sekwan), Syamsurizon (mantan Sekda) dan Raja Amirullah (mantan Bupati).

Melihat lima nama terakhir yang menjadi tersangka, mengejutkan dan sekaligus memastikan kalau Pulau Natuna memiliki “Kesakralan” bagi siapapun yang ingin menjadi pemimpin di Natuna.

Nasrun (40) seorang masyarakat Natuna menyikapi informasi ini dengan mengungkapkan kepada diri dan masyarakat tentang makna ‘laut sakti rantau bertuhan’. Negeri ini sakral benar bertuah barang siapa yang berbuat kecurangan ya tunggu saja akibatnya.

” Sudah banyak contoh terjadi pada para pemimpin kita di Natuna ini berbuatlah untuk rakyat maka akan selamat,” ujarnya.

Nasrun merasa prihatin apa terjadi pada pemimpin kita di Natuna ini cukuplah sudah ini merupakan pelajaran penting berbuat baik dan tuluslah demi kemajuan Natuna insyaallah akan berkah.

Dikutip dari radar kepri, kasus ini berkaitan dengan telah dibangunnya 20 unit rumah dinas DPRD Natuna, tetapi tidak pernah digunakan. Namun Pemerintah Kabupaten Natuna secara rutin masih menganggarkan Rp2 miliar alokasi dana di APBD untuk tunjangan perumahaan anggota DPRD Natuna.

Kebijakan pengalokasian anggaran tunjangan perumahan ini, kepada anggota DPRD Natuna setiap bulannya masing-masing menerima dana, Ketua DPRD Natuna sebanyak Rp14 juta, wakil sebanyak Rp13 juta dan anggota masing-masing Rp11 juta.

Alokasi dana Tunjangan Perumahan DPRD Natuna ini sendiri, telah berjalan selama 5 tahun. Tapi dalam proses hukum, tim penyidik Kajati Kepri hanya memproses penggunaan anggaran tunjangan perumahaan DPRD Natuna pada tahun 2011 senilai Rp2 Milliar. (*)

Tulisan : Riky Rinovsky

Foto : Dokumentasi

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA