Komisi I DPRD Batam Gali Terus Praktek Pengiriman Baterai HP di Hang Nadim



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Komisi I DPRD Kota Batam Kepri kembali menggelar pertemuan terkait terbakarnya kiriman barang jenis bateri melalui bandara international Hang Nadim Batam.

Dalam rapat ini, kembali Kepala Bandara menegaskan bahwa pengiriman barang tidak sesuai prosedur. Dan, kali ini kepala bandara juga mengakui kesalahan tidak hanya dari pihak-pihak terkait pengiriman barang tersebut, akan tetapi pihak bandara juga salah.

” Kita juga salah,” ungkap Suarso selaku General Manager Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Rabu (10/5/2017) di ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Batam.

Baca Juga :  Terkait Asusila Pelajar SMP, Safari Ramadhan Usul Panggil Disdik Kota Batam

Sementara itu, Budi Mardiyanto selaku Ketua Komisi I menjelaskan hasil investigasi terhadap baterai atay barang tersebut adalah milik PT. Sehati.

Akan tetapi Iwan selaku direktur lapangan PT. Sehati tidak mengakui adanya pengiriman barang jenis bateri yang sempat terbakar di bandara internasional hangnadim Batam, pada 17/3/2017 lalu.

Hadir juga pihak Kantor Bea Cukai Wilayah Kota Batam. Pihak Bea Cukai Bandara menjelaskan kalau perusahaan yang mengirim baterai itu bukal milik PT Sehati

Baca Juga :  Ketua DPRD Batam Bacakan Teks Proklamasi, Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke 73 Berlangsung Hikmad

R. Evy Selaku  Bimbingan Kepatuhan dan layanan informasi Bea dan Cukai Batam menyampaikan bahwa terkait permasalahan kiriman barang jenis bateri yang sempat meledak di Bandara pada 17/3/2017 lalu bukan milik PT. Sehati.

Anehnya, dalam daftar kepabeanan bea dan cukai, barang tersebut milik PT. Karya Putra Natuna.
Saat wartawan wartakepri.co.id mengkonfirmasi dua nama PT berbeda ini kepada Suwarso manager umum bandara international hangnadim batam menyatakan data dari hasil pemeriksaan kementrian pemilik barang tersebut adalah PT. Sehati.

Baca Juga :  Tak Diakomodir di APBD 2018 Batam, Fraksi Gerindra WO dan Jadi Oposisi

Ditempat yang berbeda kepada wartakepri.co.id, R Evi menegaskan bahwa pemilik barang jenis bateri yang meledak tersebut milik PT. Karya putra Natuna, sesuai dalam data pengurusan dokumen kepabeanan bea dan cukai.

Untuk selanjutnya komisi I kota batam akan segera memanggil pihak PT. Karya Putra Natuna untuk dapat mengetahui siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas pengiriman barang berbahaya tersebut (*).

Penulis : Ria
Editor : Dedy Swd

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
WIRARAJA
AWAL BROS

Berita Terkait