Pemerintah Pusat Optimis Kalau BP Batam Bisa Jadikan Batam Hub Logistik di Indonesia

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Guna menjaga relevansi dengan pembangunan nasional dan perekonomian dunia yang dinamis, BP Batam mengambil langkah inisiatif untuk terus berupaya mengembangkan infrastruktur dan fasilitas Batam sebagai Logistik Hub.

Letak Batam yang strategis di kawasan Asia yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia menjadikan BP Batam untuk dapat memanfaatkan potensi tersebut guna menjadi bagian dari salah satu pusat Logistik Hub (industri logistik).

Hal tersebut disampaikan Andiantono Direktur Promosi dan Publikasi BP Batam saat BP Batam hadir dalam penyelenggaraan CeMAT (Central Material Handling and Automotion) Southeast ASIA 2017 di International Convention Expo BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (2/2/2017).

Menurut Andi, keikutsertaan BP Batam dalam pameran kali ini sebagai bentuk promosi Batam menjadi bagian dari salah satu kawasan untuk pengembangan industri logistik dan alih kapal (transhipment). Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan tersebut dinilai sangat potensial untuk memberikan dan memperoleh wawasan bagaimana pengembangan logistik yang modern dan terintegrasi dalam suatu kawasan.

” Yang diharapkan Pak Menteri saat sambutan pembukaan tadi ialah Batam diharapkan sebagai salah satu hub logistik di Indonesia maka BP Batam pada kesempatan kali ini ikut berpatisipasi di pameran Cemat untuk mempromosikan Batam dengan harapan Batam sebagai salah satu hub logistik juga untuk transhipment dihadapan pengunjung internasional dari berbagai negara,” katanya.

Pemerintah pusat optimis bahwa Batam kedepan dapat menjadi salah satu pusat logistic hub di pasar Asia Tenggara. Hal ini dibuktikan melalui BP Batam terus melakukan akselerasi infrastruktur-infratruktur utama seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Hang Nadim.

” Batam bagus, ya nanti kita lihat, kita kompetisikan daerah-daerah ini supaya mereka punya kompetensi, punya sarana-sarana yang baik,” ungkap Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Kamis (2/3) saat hadir di International Convention Expo BSD City, Jakarta.

Kawasan ASEAN telah menjanjikan peluang bisnis yang sangat besar, terutama dalam jasa logistik. Batam sebagai salah satu kawasan strategis diharapkan melalui BP Batam dapat meningkatkan daya saing logistik Indonesia di tingkat global.

Menurut Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat melihat stand BP Batam pada Jumat (3/3/2017) mengatakan bahwa Batam sebagai kawasan ekonomi khusus harus mengacu pada business friendly orientation sehingga Batam dapat menawarkan solusi agar logistik di Tanah Air khususnya Batam lebih efisien.

” Batam harus bisa menjadi kawasan ekonomi khusus yang kita harapkan dan peranannya harus bisnis friendly, kepada dunia usaha tidak boleh ada jarak dan kita harus lebih bersifat melayani, karena dengan demikian maka kita berkompetisi dengan negara-negara tetangga yang lain kita membutuhkan Batam untuk, diujung tombak sebab pertumbuhan ekonomi kita melalui Batam itu tidak boleh turun lagi jadi kita titip betul kepada seluruh jajaran BP Batam ini bisa lebih meningkatkan lagi kinerjanya,” ungkapnya.

Indonesia yang merupakan salah satu logitic hub terpenting didunia sekaligus merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara menjadi pusat digelarnya Pameran CeMAT (Central Material Handling and Automotion) Southeast ASIA 2017.

Resmi di buka oleh Menteri Perhubungan RI pada Kamis (2/3) lalu, pameran bertajuk “Menjadikan Indonesia Logistic Hub Asia ” diselenggarakan oleh Perusahaan asal Jerman, Deutsche Messe. Deutsche Messe selaku penyelenggara saat ini melakukan ekspansi ke kawasan Asia Tenggara dan memilih Indonesia sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pameran. Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan CeMAT – serial pameran intralogistik terbesar dunia di Hannover, Jerman; Shanghai, China; Moscow, Russia; Mumbai, India dan Melbourne, Australia.

Kegiatan berlangsung di IECE, Serpong, Tangerang pada 2-4 Maret 2017 dengan menampilkan berbagai produk yang berkaitan dengan jasa logistik. Mulai dari truk industri, sistem logistik lengkap, rack sert sistem pergudangan, crane serta lifting equipment, access platform, auto ID system, solusi logistik menggunakan robot, freight forwarding, hingga jasa CEP.

Kegiatan yang digelar bersamaan dengan TransAsia dan ColdChain Indonesia dihadiri lebih dari 200 peserta berasal dari 19 negara, antara lain Indonesia, Taiwan, Malaysia, India, China, Italia, Jepang, Singapura, dan lain sebagainya. Hari pertama pameran telah menarik perhatian sekitar 2259 pengunjung. (r/dedy swd)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA