Pansus Pemilu DPR RI, Kursi Tambah 22 dan Kepri Bisa Lebih 3 Kursi‎

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Pansus RUU Pemilu terus mengkaji wacana penambahan jumlah kursi dan perolehan suara anggota Dewan. Berdasarkan perhitungan Pansus, jumlah anggota DPR periode mendatang akan bertambahan sebanyak 10 sampai 22 orang.

Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy mengatakan, usulan penambahan jumlah kursi DPR berawal dari aspirasi beberapa LSM pemerhati Pemilu. LSM-LSM itu mengusulkan penambahan kursi untuk memperkecil derajat disproporsionalitas.

“Banyak yang tidak setuju dengan usulan ini, tapi ada juga yang setuju dengan alasan yang cukup masuk akal. Pansus mempertimbangkan semua aspek agar keputusan yang diambil bisa diterima semua pihak dan berimplikasi positif pada konsolidasi demokrasi,” kata Lukman di Jakarta, Selasa (31/1).

Kata politisi PKB ini, hasil pemilu 2014 menunjukkan adanya perbedaan harga kursi DPR di masing-masing daerah pemilihan. Harga kursi paling murah ada di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat III, yaitu 200 ribu suara. Harga kursi paling mahal ada di provinsi Kepulauan Riau, yaitu 600 ribuan suara.

“Derajat disproporsionalitas yang lebar seperti ini menimbulkan ketidakadilan dan ketidakmerataan. Ada daerah yang sangat diuntungkan dan ada daerah yang sangat dirugikan,” tuturnya.

Dalam RUU Pemilu baru, lanjutnya, prinsip keadilan dan kesetaraan harus menjadi landasan utama. Derajat disproporsionalitas harus diperkecil, kemudian ada realokasi jumlah kursi di dapil dan realokasi dapilnya.

“Konsep ini bisa ditempuh dengan melakukan perhitungan ulang semua dapil. Kesetaraan dan keadilannya dikedepankan, one person one vote and one value. Sehingga harga kursi di setiap dapil sama derajat kemahalannya,” tutur dia.

Bila konsep itu diterapkan, lanjutnya, jumlah anggota DPR dari Sulawesi Selatan akan berkurang dua orang dari 24 menjadi 19. Papua berkurang tiga dari 10 menjadi 7. Kemudian, Aceh, Kalimantan Selatan, dan NTT harus mengurangi anggota DPR-nya masing-masing dua.

“Kesimpulannya, kondisi alokasi anggota DPR selama ini dengan menggunakan undang-undang lama menyebabkan enam provinsi sangat diuntungkan, sementara ada delapan provinsi sangat dirugikan,” ungkapnya.

Dengan adanya defisit kursi atas dasar suara yang ada, sambung dia, akan ada penambahan maksimal sebanyak 22 kursi DPR. Jika konsep penambahan jumlah anggota DPR diambil, maksimal anggota DPR akan bertambah menjadi 582 anggota.

“Kalau melihat kebutuhan seperti itu maka penambahan anggota DPR bisa berkisar antara 10 sampai 22 kursi. Ini tergantung seberapa signifikan kita menginginkan menurunnya derajat disproporsionalitasnya,” jelasnya. (rmol)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA