Rawat Keutuhan NKRI, HIMIP Stisipol Raja Haji Gelar Festival Indonesia Kita


WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMIP) STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang menggelar Festival Indonesia Kita Jilid III yang sudah dibuka pada Sabtu (7/1) siang ini dan direncanakan berakhir pada malam puncaknya, Sabtu (14/1) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dan merawat keutuhan NKRI dalam kemasan yang berbeda.

Festival ini dimeriahkan selama 7 hari sejak, Sabtu (7/1) hingga malam puncaknya, Sabtu (14/1). Pada malam puncaknya, festival kuliner dari semua provinsi dihadirkan dan produk kebudayaan dihadirkan.

Selanjutnya pada malam itu juga, ada pentas budaya yang menggambarkan kesatuan bangsa. Pakaian adat dan kebudayaan dari 34 Provinsi di Indonesia ditampilkan.

Dosen pengarah kegiatan, Shahril Budiman menjelaskan, kegiatan ini sudah dilakuakn selama tiga tahun dan ini yang ketiga dengan tujuan dari penyelenggaraan yang dilaksanakan mahasiswanya itu adalah untuk membangkitkan gagasan budaya nasionalisme di masyarakat soal kesatuan bangsa dan cinta tanah air.

Baca Juga :  Karya Tulis Noor Aisyah Mahasiswi Baru STAI MU Bikin Kaget Juri di Kampus Umrah

”Makanya pada festival itu tujuannya supaya kita lebih mengenal Indonesia. Kebersamaan itu adalah warna Indonesia. Bukan individualistik,” jelasnya.

Shahril menambahkan, pokok dari kegiatan adalah kembali mempromosikan nilai-nilai budaya yang istimewa dan hanya ada di Indonesia. Dicontohkan salah satunya seperti, budaya kerja sama atau gotong-royong.

”Yang pasti, kegiatan ini positif dan mendorong kegiatan mahasiswa agar bisa menimbulkan budaya kerja sama dan gotong-royong. Budaya gotong-royong sudah mulai pudar. Untuk membangkitkannya kembali kita punya ini,” terang dosen di STISIPOl ini.

Dari awal hari penyelenggaraan, para mahasiswa menggelar pameran miniatur rumah adat dari ke-34 provinsi yang ada di Indonesia. Lalu ada pula pameran kerajinan tangan hasil dari kreatifitas mahasiswa. Mereka memanfaatkan barang bekas yang diolah menjadi kerajinan tangan.

Baca Juga :  Mungkin Ini yang Bisa Dilakukan 25 Mahasiswa IPB yang KKN di 4 Desa Natuna

”Itu mahasiswa semua yang buat. Uniknya diolah dari barang-barang bekas. Bisa jadi ekonomi kreatif sebenarnya,” kata Shahril.

Selama berlangsungnya festival ini, mahasiswa juga menggelar permainan rakyat bagi pengunjungnya. Siapa saja yang hadir dari Sabtu sampai Sabtu lagi, dijamu dengan kenangan bermain hiburan tradisional.

Ditambahkan Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan STISIPOL Raja Haji, Raja Dachroni, M.Si akhir-akhir ini ancaman terhadap keutuhan NKRI semakin menjadi diharapkan dengan kegiatan ini bisa memiliki kontribusi untuk menjaga keutuhan NKRI sesuai dengan tema kegiatan ini yakni harmonisasi budaya Cinta Indonesia.

“Perjuangan merebut kemerdekaan dan mewujudkan kelahiran NKRI adalah sejarah panjang perjuangan kaum terpelajar dan menjadi kewajiban juga untuk merawat keutuhannya diinisasi kaum terpelajar atau mahasiswa,” kata Raja Dachroni.

Baca Juga :  Hj. Noorlizah Nurdin Basirun Terima Kunjungan Ketua BKOW Sumbar Hj. Wartawati

Sementara itu, Ketua STISIPOL Raja Haji Endri Sanopaka, MPM mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif dalam membentuk sikap dan karakter mahasiswa.

“Tentu pembelajaran tidak hanya di dalam kelas saja, penyiapan acara yang dilakukan mahasiswa juga bagian dari pembelajaran dalam rangka membentuk tim kerja dan memahami kayanya budaya Indonesia kita” kata Endri Sanopaka, MPM.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Kepala Kantor Bahasa Kepulauan Riau, Dinas Pendidikan Kepri, Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dosen, Pegawai dan mahasiswa STISIPOL Raja Haji. Kegiatan juga dimeriahkan performance musik akustik mahasiswa Stisipol  Raja Haji. (r/dedy swd)‎

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS