Kapolda : Keamanan Kepri Kondusif, Cepat Tangani Konflik Pribadi



WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada Pemerintah Daerah dimulai dari Bupati/Walikota ke Camat ke Lurah ke RW/RT dilanjutkan ke masyarakat agar peka terhadap masalah kebakaran lahan dan mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasinya. Selain itu juga harus mengantisipasi munculnya konflik sosial yang bisa terpicik kapan saja.

“Permasalahan konflik sosial dan kebakaran hutan ini merupakan masalah serius yang harus ditangani dengan bekerjasama, komunikasi dan solid semua lintas sektoral,” kata Gubernur Nurdin pada Rakor Lintas Sektoral dalam Rangka Penanganan Konflik Sosial dan Kebakaran Hutan di Hotel Golden View, Bengkong, Kota Batam, Selasa (30/8/2016) pagi.

Hadir dalam rapat tersebut Kapolda Kepri Brigjen Pol. Sam Budigusdian, Danrem 033/Wira Pratama Kol. Inf Fachri, Kabinda Kepri Brigjen TNI Yulius Selvanus, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra dan Kepala BP Batam diwakili Anggota V Deputi Bidang Pelayanan Umum Gusmardi Bustami.


Menurut Nurdin, kebakaran hutan yang terjadi tentu saja mengganggu aktivitas baik perekonomian maupun lainnya yang berdampak dalam kehidupan.‎
Dalam kesempatan itu, Kapolda Kepri Brigjen Sam Budi menyebutkan sebagai informasi awal bahwa situasi kondisi di Kepri kondusif berkat kerjasama Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Tokoh Masyarakat serta seluruh elemen masyarakat.
“Kondusif yang dirasakan masyarakat Kepri tak lain berkat solidaritas dan kerja sama yang erat,” kata Kapolda.

Konflik sosial yang terjadi, di Kepri, kata Kapolda, tak lain berawal dari konflik pribadi dan dapat menyebar luas.
“Selain cipta kondisi, kita juga perlu memperhatikan masalah Kebakaran Hutan yang beberapa tahun belakangan ini sering terjadi,” kata Kapolda.

Kebakaran Hutan yang terjadi, kata Kapolda, dapat menyebabkan beberapa dampak diantaranya gangguan kesehatan dan aktifitas perekonomian. Karena itu, rapat ini digelar adalah ingin menyatukan persepsi untuk mengantisipasi hal ini.

“Langkah yang diambil secara bersama-sama yakni, pertama Pemerintah Daerah bersama Polres di seluruh kab/kota untuk menyatukan persepsi, dan kedua Kerjasama dan komunikasi yang baik untuk penyelesaian suatu masalah,” kata Kapolda. (humasprov)


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS