Pihak Bea Cukai Karimun: Rf Tertembak Petugas dari Jarak Sekitar 5 Meter


WARTAKEPRI.co.id , KARIMUN –  R Evy Suhartantyo Kabid Penindakan dan Sarana operasi, Kanwil DJBC khusus Kepri menyatakan bahwa pihak Bea dan Cukai Kepri bertanggung jawab atas perawatan Rf korban penembakan satgas Bea Cukai sewaktu memberantasan penyelundupan rokok di Wilayah Perairan Barelang Batam. Pihak BC juga mengamankan 8 orang ABK Speedboat beserta barang bukti 400 dus rokoR Evy Suhartantyok berbagai merek pada Sabtu (23/4/2016) lalu.

Initial para tersangka antara lain Nsm, Fn, Jm, An, Ud, Hua, And, dan RF, dimana pada pemberitaan Wartakepri.co.id sebelumnya menyatakan 2 orang diantaranya tertembak.

Baca Juga :  Pemkab Karimun Dapat Kuota 227 CPNS untuk Tahun 2018, Syarat Usia Maksimal 35 Tahun

Ketika dikonfirmasi ke  R Evy Suhartantyo, Kamis (28/04/2016) sore, tidak membenarkan jika korban tembak adalah 2 orang. Rf ditembak karena sempat menabrakan kapal ke kapal petugas, dan jarak tembak kurang lebih 5 meter.

“Yang benar adalah satu orang,” kata  R Evy Suhartantyo.

Revy Suhartantyo juga menyatakan bahwa awak speed boat positif pengguna narkoba jenis sabu, juga ditemukan alat hisap sabu (bong) di dalam speed boat.

Baca Juga :  Bupati Aunur Rafiq Salurkan Rp 15,6 Miliar Untuk Nelayan Karimun

Sementara Rf korban tembak yang pada saat kejadian mengalami kritis dan dibawa ke RSAL pada pukul 05.00 WIB dini hari pada Sabtu (23/04/2016).

Kemudian dilarikan ke RS awal Bross pada pukul 15.00 WIB dikarenakan RSAL tidak memiliki kelengkapan operasi terhadap korban tembak tersebut, yang kemudian setelah dibawa ke RS Awal Bross.

Korban (RF) baru mendapatkan penanganan medis pada hari Minggu (24/04/2016) pada pukul 13.00 WIB sampai 21.00 WIB, dikarenakan pihak keluarga korban adalah keluarga yang tidak mampu.

Baca Juga :  Bupati Karimun A Rafiq Gelar Zikir Sambut HUT RI ke 72 bersama TNI Polri

Untuk biaya operasi Rf, menurut Evy bahwa semua biaya ditanggung oleh pihak Bea dan Cukai DJBC Karimun.

Selanjutnya pada saat ini korban masih dalam perawatan dan bertempat diruang rawat inap awal Bross. Pihak BC juga akan melanjutkan kasus ini kalau pelaku Rf telah sembuh dari luka tembaknya.(ria)

Ikuti Berita Terbaru Kami


DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA
AWAL BROS