Aksi Balap Liar di Natuna Marak, Kemana Dana Bansos IMI?

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Kurang pekanya Pemerintah Natuna untuk mengerti keinginan, potensi dan bakat yang dimiliki para remaja Natuna, membuat mereka melakukan aksi ugal ugalan di jalan raya seperti aksi bapal liar.

Fenomena aksi bapal liar ini jadi perbincangan dikanganan masyarakat Natuna. Miris melihatnya, karena satu sisi mereka kurang hiburan, tapi di sisi lain keamanan saat memacu kendaraan tidak mereka pikirkan.

Balapan liar di jalan umum terlihat setiap hari libur sekolah. Mereka ramai berkumpul di jalan raya salah satu tempat favorit di jalan penghubung antara Bandarsyah dan Penagi Ranai Kabupaten Natuna.

Para remaja ini baik laki maupun perempuan berjajar di pinggir jalan tersebut untuk melihat dan memberi semangat rekan mereka yang sedang balapan motor.

Pantauan wartakepri.co.id ke lokasi tempat mereka balapan, Minggu (17/4/2016) sore, terlihat ramai pemuda pemudi berjajar di bahu jalan pring, lokasi balapan liar.

Dari sekitar 300 orang yang berada di areal tersebut terdiri dari berbagai kelompok, ada dari kelompok motor besar, kelompok motor king, kelompok motor antik, namun jelasnya mereka saling lomba balap sesuai dengan jenis motor mereka bahkan taruahan.

” Kalau motor king harus di adu dengan king bang, jadi pertandingan balapnya adil,” jelas Tono (15), Bocah Tangung duduk di Bangku SMA.

Menurutnya, hal ini dah biasa mereka lakukan karena hoby saja, kalau ada yang nantang balapan mereka segera menutup ruas jalan agar tidak ada yang melintas. Setelah di rasa aman mereka mulai melakukan tanding balap motor dengan tidak di lengkapi pengaman di tubuh pembalap bahkan helm sekalipun.

” Habis gimana bang, kita hoby balapan tapi kita gak tau mau balapan dimana, ya terpaksa gunakan jalan umum untuk balapan,” terangnya.

Tono berharap ada perhatian instansi Baik TNI maupun Polri.

” Jangan pandai tilang saat kami tidak mengunakan alat kelengkapan kendaraan tetapi beri juga kami media untuk dapat ekspresikan agar tersalur. Kini, ada IMI Natuna mandul, dimana bantuan sosial di sikat, tapi kegiatan tidak kunjung di jalankan untuk balap,”ujar Tono yang di amini rekan tongkrongan balap.

Pemerintah Natuna seharusnya mengerti apa yang mereka inginkan dan cepat bertindak dengan memberikan pembinaan dan pengarahan, karena bagaimanapun kegiatan balapan ini bukan saja membahayakan para pembalapnya saja.

Tapi juga membahayakan penonton dan para pengguna jalan raya lainya karena tidak ada pengamanan yang memadai saat balapan berlangsung, baik pengamanan lokasi maupun untuk pelaku balap motor.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Natuna, Marka Dj ini saat di mintai komentarnya tentang hal ini dia menjelaskan, dinasnya akan mengambil tindakan cepat sebelum terjadi korban.

Dan segera akan melakukan koordinasi dengan IMI, serta pihak terkait untuk mencari solusi yang terbaik.

” Dinas sifatnya hanya teknis, memang sebelum ada terjadinya korban kita harus ambil tindakan cepat, kedepanya kita akan tentukan lokasinya di mana, kelengkapan keamananya juga harus di pehatikan, jadi kita akan membuat seperti sirkuit,” jelas Marka.

Menurut marka, kalau balapan liar ini dibiarkan terus, bisa menimbulkan jatuh korban, tapi perlu diasah bakat mereka dalam hal balapan motor ajang resmi.

” Kalau kita arahkan mereka dengan benar, kita berharap mereka bisa mewakili Natuna ditiap kejuaraan balap motor,” harap Marka.

” Kami berharap TNI dan Polri juga pikirkan kreasi anak nageri seperti ajang balap balap resmi syukur syukur mereka para TNI AD, AL, AU dan Polri buat satu event untuk pemuda Natuna jangan jago pegang senjata saja,” ucap Jafar, seorang remaja lain saat di temui wartakepri.co.id di arena balap liar.(riki)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 45

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD LINGGA