Bengkel Seni Kayu Lingga Ingin Berkembang, Modal?



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 37

LINGGA, WARTAKEPRI.co.i-Pemahat seni kayu, asal Jepara muncul di Daik, Lingga. Pecinta seni dari bahan kayu tidak perlu jauh mencari hiasan rumah ini keluar daerah.

Ramli, pemahat yang telah menggeluti dunia ukiran ini sejak duduk di sekolah menengah pertama (SMP) ini yang mendirikan usaha furniture. Dengan keberaniannya, ia membuka bengkel seni kayu di Kampung Bugis, Jalan Tande Hulu, Daik, Kabupaten Lingga.

Baca Juga :  Pemuda Lingga Harus Bangkit dan Jangan Terlena Kejayaan Tambang Timah ‎

Diakui setahun membangun usaha ini, minat warga akan seni ini pun cukup tinggi. Namun tetap saja, katanya, ada kendala dalam menjalankan usaha ini. Permasalahan modal usaha kerja yang jadi hambatan.

“Cukup ramai pemesan. Sebagian pemesan disini, membawa motif sendiri,” katanya.

Sejumlah ukiran yang tersedia, katanya, diantaranya ukiran pintu, angin-angin, kaligrafi, bubutan, pagar bubur, furniture, perabot rumah tangga. Serta sejumlah kursi dan meja. Semua ukiran tersebut berbahan kayu lokal, maupun jati.

Baca Juga :  Bupati Lingga Alia Wello Minta Gubernur Evaluasi Semua IUP Tambang di Lingga

Sejumlah ukiran dan hasil karya pahatnya, katanya lebih jauh, sesuai harga di pasar. Selain mudah dan terjangkau, tambahnya, menyesuaikan dengan kesulitan motif yang dipahat. (adi)

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 37

DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM

Berita Terkait