Pencurian Air di Kampung Air Batam Centre Diduga Orang Dalam ATB



BATAM, WARTAKEPRI.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) memutus aliran air bersih di rumah liar (ruli) Kampung Air, Batam Center, karena tidak ada yang memiliki izin resmi alias ilegal.

Corporate Communication manager ATB Enriqo Moreno mengatakan aliran air bersih yang mengalir di rumah warga tersebut murni ilegal, yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  ATB Dukung Pemerintah Bersihkan Aktivitas Kandang Babi di Duriangkang

“Ada orang yang membuat pipa aliran air , kemudian mengatas-namakan dari ATB, tapi kita belum tahu siapa orangnya itu,” kata Enriqo di lokasi, Selasa (2/1/2016), seperti dilansir batamtoday.com‎


Dia juga menjelaskan, pelaku pecurian tersebut diduga dilakukan oleh orang yang profesional. Dari tata cara dan pipa yang dugunakan, sama persis dengan yang digunakan ATB.

Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah yang melakukan tersebut karyawannya atau mantan dari karyawan ATB.

“Kita belum tau, tapi dari cara yang dugunakan, bisa jadi mantan karyawan ATB. Tapi kita tidak mau menduga sebelum ada bukti yang jelas. Kita serahkan ke pihak Kepolisian untuk pengusustan lebih lanjut,” katanya.

Akibat pencurian tersebut, PT ATB diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp75 juta perbulan, dengan diestimasi sekitar 500 kubik perhari dan dengan harga Rp 5000 perkubiknya, yang digunakan oleh warga.

Sampai berita ini diunggah, pihak dari ATB yang dikawal ketat oleh pihak Kepolisian, masih membongkar pipa yang ditanam dalam tanah di Kampung Air tersebut. (btd)

DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB LINGGA
PEMKO BATAM
Baca Juga :  Hujan Dua Jam, Legenda Malaka Batam Centre Banjir
PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA



Berita Terkait