Warga Jemaja Khawatir Pembukaan Kebun Karet Seluas 3.605 Hektar Kedok PT KJJ Ambil Kayu Hutan



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

Penolakan Penebangan hutan di Jemaja

WARTAKEPRI.CO.ID,ANAMBAS – Kantor BLH Kabupaten Anambas masih mempelajari dan menunggu informasi dari PT Kartika Jemaja Jaya, yang akan membuka Perkebunan Karet seluas 3.605 hektar di Jemaja Anambas.

Hidayatul Asrar, staff Sekretariat Komisi Penilai Amdal Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi dari pihak perusahaan mengenai kelanjutan Amdal perusahaan yang berniat membuka perkebunan karet di Pulau Jemaja tersebut.

“Sampai saat ini, kami belum ada informasi. Tinggal menunggu dari pihak perusahaan. Hasil rapat terakhir kemarin, ada permintaan dari masyarakat agar tim independent dari masyarakat dilibatkan. Prinsipnya, kami siap saja,” ujarnya Kamis (21/1/2016).‎

Baca Juga :  Inilah Potensi Pertanian di Desa Bukit Padi Kecamatan Jemaja Timur, Semoga Dilirik Investor

Ia menjelaskan terdapat sejumlah tahapan yang harus ditempuh terkait pemberian izin lingkungan ini.

Tahapan yang dimaksud, mulai dari membuat kerangka acuan, analisis dampak lingkungan hidup, rencana pengelolaan lingkungan hidup, dan rencana pemantauan lingkungan hidup.

Tidak hanya sejumlah tahapan, pihaknya juga menyebutkan batasan waktu maksimal selama 75 hari terkait pengurusan tahapan untuk mendapatkan izin lingkungan ini.

“Awalnya kan konsultasi. Setelah dinyatakan clear, pihak konsultan selanjutnya menyusun kerangka acuan seperti proposal awal. Nantinya kerangka acuan ini dibahas, oleh tim teknis penilai lintas dinas sesuai bidangnya dengan SK Bupati.

Baca Juga :  WKTV Detik Detik Gelombang Tinggi Robohkan Jembatan Utama di Kota Tarempa Anambas

Selain itu, turut melibatkan ahli dari luar dan universitas dan kementrian.

Sebelumnya, izin lingkungan yang dikeluarkan oleh Gubernur atau kepala daerah sesuai kewenangan, merupakan salahsatu syarat yang harus dikantongi PT. KJJ sebelum melakukan operasinya di Pulau Jemaja.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Kepulauan Anambas Catharina sebelumnya mengatakan, terdapat 14 izin yang harus dilengkapi pihak perusahaan menurut Peraturan Menteri Kehutanan (Permentan) nomor 98/Permentan/OT.140/9.2013 tentang pedoman Perizinan Usaha Perkebunan.

Baca Juga :  KNPI Jemaja Gelar Doa dan Refleksi atas Musibah Longsor Januari 2018 Lalu

Dari 14 izin yang itu, pihak perusahaan tinggal melengkapi izin lingkungan dari gubernur atau kepala daerah sesuai kewenangan.

Sementara itu, informasi warga Jemaja ada yang keberatan akan kebun karet ini, karena lahan hutan yang akan dijadikan lahan, terdapat banyak pohon kayu yang berkualitas tinggi. Warga cemas kedok buka lahan untuk ambil pohon saja. (swd/net) foto kepriupdate

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
WIRARAJA
AWAL BROS

Berita Terkait