Sambut Malam Tahun Baru 2016, Walikota Tanjungpinang Resmikan Taman Tepi Laut



Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

peresmian taman tepi laut kota tanjungpinang

TANJUNGPINANG, WARTAKEPRI.CO.ID – Setelah mengalami proses pengerjaan yang cukup lama, akhirnya taman tepi laut resmi dibuka untuk umum mulai Kamis (31/12). Pembukaan taman dilakukan dengan menggelar doa selamat Walikota Tanjungpinang bersama seluruh jajaran SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Menanggapi banyaknya isu-isu negatif yang beredar di masyarakat mengenai besaran anggaran yang dibuang untuk membangun taman tepi laut ini, Kabag Humas dan Protokol Setdako Tanjungpinang Faisal Pahlevi, S.STP pun angkat bicara. Dikatakannya, total anggaran yang dihabiskan selama proses pengerjaan taman mulai tahun 2011 hingga 2015 sebesar Rp. 16,5 miliar.

“Proses pengerjaan taman tepi laut sudah dimulai sejak tahun 2011. Atas inisiatif Walikota Tanjungpinang, mulai hari ini taman resmi dibuka untuk umum. Pembukaan taman ini sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang yang ingin menikmati malam pergantian tahun di tempat lama namun dengan tampilan yang baru,” ujar Faisal.

Baca Juga :  Walikota Batam: Kalau Perda Baca Alqur'an Dihapus Tinggal Ganti Perwako

Faisal pun menjelaskan, reklamasi tahap 1 yang dilakukan di tahun 2011 menghabiskan dana sebesar Rp. 4.468.237.400 dari total rencana anggaran sebesar Rp. 8 miliar, dimana pengerjaan fisiknya hanya mencapai 85% karena terjadi putus kontrak. Reklamasi tahap ke-2 dilanjutkan di tahun 2012 dengan rencana anggaran sebesar Rp. 2.034.591.948.

Untuk pembangunan tahap ke-3 dilakukan di tahun 2013 dengan total anggaran sebesar Rp. 200 juta untuk membangun drainase.

“Tahun 2014 proses pengerjaan difokuskan pada pembangunan taman, batu miring, dan pemecah ombak tahap 1 dengan total anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp. 4,3 milyar dan dilaksanakan oleh Dinas Tata Kota, Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman Kota Tanjungpinang. Sedangkan tahun 2015 proses pengerjaan masih difokuskan pada pembangunan taman, batu miring, dan pemecah ombak tahap 2 dengan total anggaran sebesar Rp. 5,5 miliar dan dikerjakan oleh Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tanjungpinang,” ujar Faisal panjang lebar.

Baca Juga :  Andi Cori: Tudingan Itu Fitnah untuk Jatuhkan Semangat Juang Kawan Kawan di FKMPK

Lebih lanjut diungkapkan Faisal, data yang disampaikan bersumber dari Bappeda Kota Tanjungpinang sehingga bersifat akurat.

“Ini sekaligus menjawab isu miring yang berkembang di masyarakat mengenai besaran anggaran yang telah dikeluarkan oleh Pemko Tanjungpinang terkait pembangunan taman tepi laut,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Faisal, taman tepi laut yang sudah bisa digunakan oleh masyarakat adalah dibagian sayap kiri dan sayap kanan taman. Sedangkan untuk area tengah taman masih ditutup karena pengerjaannya akan dilanjutkan kembali di tahun 2016.

Taman tepi laut ini juga memiliki area bermain anak, jalur khusus sepeda, area parkir yang luas, serta tempat yang nyaman untuk bersantai bagi masyarakat.

Untuk sementara, Faisal menambahkan, pedagang kaki lima dilarang berjualan di area taman tepi laut karena para pedagang akan dipusatkan di Melayu Square, Anjung Cahaya, serta Ocean Corner.

Baca Juga :  Ayo Daftar..Kementerian Koperasi Sediakan Pinjaman Dengan Bunga 0,2 persen di Kepri

“Tahun depan akan dibuatkan area khusus untuk pedagang kaki lima disekitar taman,” katanya lagi.

Faisal juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar memberikan dukungannya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di taman tepi laut sebagai milik bersama, karena keberadaan taman ini dapat memberikan ruang gerak yang bebas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bersantai dan refreshing tanpa gangguan.

“Pembukaan taman ini juga atas inisiatif walikota untuk masyarakat Tanjungpinang dalam menyambut malam pergantian tahun. Selain itu akan ada petugas dari Dishub dan Satpol PP yang mengontrol kondisi taman setiap hari supaya tetap aman, nyaman, dan tertib. Karena itu, untuk kenyamanan bersama mari kita jaga taman tepi laut ini sebagai salah satu ikon Kota Tanjungpinang agar tetap indah dan asri,” ujarnya menutup pernyataan.(r/swd)

Ikuti Berita Terbaru Kami

  • 35

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
WIRARAJA
AWAL BROS

Berita Terkait