Galakkan Kesadaran Ber KB, Dinas DP3KB Bintan Gelar Nonton “Insya Allah Sah”

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 33

WARTAKEPRI.CO.ID, BINTAN – Dalam rangka mensosialisasikan pentingnya kesadaran dan pengetahuan Keluarga Berencana (KB), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak , Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Bintan gelar layar tancap di Kelurahan Sungai Enam, Sabtu (12/05/18) malam. 

Berdasarkan pantauan wartakepri.co.id, acara ‘nonton bareng’ layar tancap digelar di pelataran Kantor Kelurahan Sungai Enam Kecamatan Bintan Timur yang berada di Kampung Sungai Enam Laut. Masyarakat yang hadir terlihat antusias mengikuti setiap film yang diputar oleh panitia acara.

Secara bertahap tayangan yang diputar merupakan film tentang penyuluhan dan sosialisasi berkaitan dengan pentingnya pemahaman program KB. Sebagai penghibur, diakhir acara panitia memutar film layar lebar “Insya Allah Sah” yang dibintangi oleh Titi Kamal dan Pandji Pragiwaksono. 

Kepala DKP3KB Kabupaten Bintan Kartini, M.Si kepada wartakepri.co.id mengatakan bahwa acara tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mendorong kesadaran pentingnya program KB ditengah-tengah masyarakat. 

“Upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya program KB kedepannya”, ujar Kartini. 

Kartini menambahkan, bahwa upaya penyuluhan yang dilakukan pihaknya bertujuan bukan hanya untuk diikuti saja, namun secara bertahap bagaimana kualitas sumberdaya manusia tercipta dari program KB yang digalakkan tersebut.

“Tujuannya bukan hanya untuk diikuti, namun untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia secara bertahap”, jelas Kartini. 

Salah satu poin yang menjadi poin penting sosialisasi DP3KB adalah jangan lakukan 4 T. Adapun 4 T yang dimaksud adalah jangan terlalu banyak anak, jangan terlalu muda melahirkan, jangan terlalu tua melahirkan dan jangan terlalu rapat.

Dijelaskan Kartini, kampanye 4 T tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat untuk berketurunan secara terencana dengan hanya dua anak.

Selain itu, masyarakat diharapkan jangan menikah terlalu dini karena dapat mengakibatkan kematian ketika melahirkan. Idealnya untuk mempelai wanita menikah dengan usian diatas 21 tahun.

Selain terlalu muda, kampanye juga melarang melahirkan terlalu tua yaitu diatas 50 tahun. Adapun yang terakhir adalah pentingnya mengatur jarak keturunan agar tidak terlalu rapat dengan angka ideal adalah 3 tahun untuk masing-masing anak. 

“Poin penting sosialisasi kegiatan kita antara lain jangan terlalu banyak anak, jangan terlalu muda menikah, jangan terlalu tua dan jangan terlalu rapat”, tutup Kartini.(*)

Tulisan : Haris Daulay
 

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 33


RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 BANNER WARTA KEPRI
BANNER WARTA KEPRI
DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD BATAM
DPRD LINGGA