Kadisops Lanud RSA Letkol Pom Fanny Phlilip bersama RT penagi.

Komandan Lanud Raden Sadjad Dukung Penagi Jadi Kampung Pelangi

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 33

Wartakepri.co.id, NATUNA – Sebentar lagi Tahun Baru Imlek tiba. Masyarakat Tionghoa di seluruh penjuru Indonesia bersiap merayakannya. Menyambut Imlek,tahun ini ada berbeda di Kampung Penagi merupakan kampung pelabuhan rencana akan di cet bangunan perumahan itu dengan aneka warna tentu akan terlihat indah menjadikan lebih menarik wisatawan berkunjung ke Natuna.

Bukan saja setelah mendapat perhatian dari pemerintah daerah natuna, namun pemikiran ini juga timbul dari komandan Lanud Raden Sadjad Kolonel (PNB) Azhar Aditama yang menyumbang cat untuk 10 buah rumah warga penagi.

Hal ini disampaikan komandan Lanud Raden Sadjad melalui Kadisops Lanud RSA, Letkol Pom Fanny Phlilip, menjelaskan keinginannya untuk membuat kampung penagi dicat dengan aneka warna sebagai kampung pelangi.

“Jadi saya minta tolong siapkan rincian kebutuhan catnya berapa banyak, dan apa saja yang diperlukan” ucap Fanny Phlilip dihadapan ketua RT dan RW penagi di ruang tunggu bandara Lanud belum lama.

Menurutnya, pengecatan untuk 10 buah rumah warga penagi ini baru tahap awal, dan akan dilanjutkan bila nanti ada anggaran pada masa berikutnya.

Keinginan komandan Lanud ini diterima baik oleh warga, untuk realisasi kegiatan ini agar segera terlaksana, pihak RT dan RW langsung mendata rumah warga yang akan dicat rumahnya. Kegiatan ini harus selesai sebelum tahun baru imlek tiba.

Kampung Penagi dulunya merupakan pusat ekonomi masyarakat di Kabupaten Natuna sebelum masa reformasi dan masih dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Riau, seiring dengan terbentuknya Kabupaten Natuna tahun 1999 dengan ibukota Ranai, perlahan tapi pasti terjadi pergeseran pusat ekonomi ke Ranai sebagai ibukota Kabupaten Natuna.

Jauh sebelum kemerdekaan RI, Pelabuhan Penagi merupakan pintu masuk ke pulau Bunguran dan kapal-kapal dagang yang melintas Laut China Selatan, akan singgah ke Penagi sebelum menlanjutkan perjalanan ke kawasan lain.

Saking sibuknya aktivitas bongkar muat dan labuh jangkar di pelabuhan ini dari kapal-kapal dagang dan penumpang, menjadikan desa nelayan ini sebagai pusat dagang di perairan Laut China Selatan.

Kemakmuran Penagi sebagai kawasan pelabuhan amat dirasakan masyarakat bahkan jejak kemakmuran itu hingga kini masih dapat terlihat dari rumah-rumah penduduk yang berada di kampung Penagi.

Terlihat berdiri kokoh kelenteng di perkampungan atas laut rukun bersebelahan dengan masjid sangat Harmonis.
Yuk traveler warta Kepri yuk kita kunjungi Natuna dengan penuh pesona keindahan alam serta kearifan budaya lokalnya.(M.Rikyrinovsky)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 33
RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 BANNER WARTA KEPRI
BANNER WARTA KEPRI
DEWAN PERS WARTAKEPRI



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD BATAM
DPRD LINGGA