Rapat

Peluang Lapangan Kerja Terbuka Lebar, Kerjasama Kepri dan Tianjin Terjadi

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 32

WARTAKEPRI.co.id, KEPRI – Pemprov Kepri terus mempermudah regulasi dalam meningkatkan investasi yang masuk, adapun regulasi ini dipermudah dengan tidak melanggar peraturan dan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Gubenur Kepri, H Nurdin Basirun, mengatakan, dengan mempermudahnya regulasi ini dapat membuat investasi cepat masuk ke Kepri, seperti istilah “Tarik Jangkar Kita Langsung Berlayar” pihaknya akan terus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjemput peluang investasi ini

“Dengan masuknya investasi, maka peluangan lapangan kerja terbuka lebar,” kata Nurdin saat Rapat Persiapan Kerjasama Pemerintah Provinsi Kepri (Indonesia) dengan Provinsi Tianjin (RRC) di Hotel Best Western Premier, Panbil Kota Batam, Senin (15/1/2018) malam.

Menurutnya, hal ini memberi pengaruh bagi perekonomian sehinga meningkat, Pemko Batam dan BP Batam bersinergi dalam melihat peluang investasi yang akan ditawarkan oleh Provinsi Tianjin China.

“Kita harus cepat menangkap peluang ini,” sebutnya.

Didalam pertemuan itu juga dihadiri oleh, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Asisten Ekonomi Pembangunan Prov. Kepri Syamsul Bahrum, Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Yusmar Anggadinata, Kepala Dinas Perdagangan Kepri Burhanuddin, Kepala Biro Pembangunan Kepri Aries Fhariandi, Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Nilwan, pengusaha Jhon Kennedy serta Perwakilan CCCTDC China Mr. Lee Gua Hui.

Tentang kerja sama dan menjadi provinsi kembar, Nurdin menyebutkan Pemerintah Provinsi Kepri akan mengkaji hal ini dan mempersiapkan perjanjian untuk kedua negara serta mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat. Kerja sama ini diyakini semakin memperkuat Kepri.

“Apalagi jika perjanjian itu dibuat multi sektor sehingga tidak terfokus pada salah satu pilihan,” bebernya.

Nurdin pun memerintahkan stafnya untuk melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kedubes China di Indonesia dan Instansi terkait.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung kerjasama ini karena akan meningkatkan pembangunan di Provinsi Kepri umumnya dan Batam, Bintan, Karimun khususnya. Didalam kunjungan ini dipersiapkan dengan matang agar kunjungan tidak sia-sia, BP Batam akan membahas hal ini untuk mempersiapkan lokasi sesuai dengan investasi yang akan ditanamkan.

Perwakilan CCCTDC China, Lee Gua Hui, mengatakan, mereka datang langsung dari Tianjin China untuk berinvestasi dengan baik dan benar sesuai peraturan yang berlaku dengan sektor unggulan dan potensi yang ada. CCCTDC merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia dan Tianjin adalah kota terbesar ketiga di China serta terdapat pelabuhan terbesar nomor empat di dunia.

“Dengan letak geografis Batam yang strategis menjadi daya tarik sendiri untuk mengembangkan dan menjadikan Kepri sebagai Kota Kembarnya Tianjin China,” terang Lee Gua Hui.

Lee menambahkan, situasi kamtibmas yang kondusif juga menjadi faktor pendukung kerjasama ini. Lee mengundang Pemprov Kepri untuk segera mengatur jadwal kunjungan ke Tianjin China dan menginformasikannya sehingga akan dipersiapkan segala sesuatu sehingga kunjungan yang singkat bisa mencapai hasil maksimal.

Pada kesempatan itu, pengusaha Jhon Keneddy mengatakan, kesuksesan CCCTDC yakni sudah meningkatkan perekonomian di salah satu negara di Afrika. Kerja sama antar dua daerah diyakini John semakin meningkatkan ekonomi Kepri.

Sumber : Humas Kepri
Foto : Humas Kepri

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 32
RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 RAMADHAN 2018 BANNER WARTA KEPRI
BANNER WARTA KEPRI
DEWAN PERS WARTAKEPRI

Berita Terkait




PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD BATAM
DPRD LINGGA